Logo Bloomberg Technoz

Penjualan Ritel RI Melambung Tinggi, Imbas Puasa-Lebaran

Hidayat Setiaji
13 April 2026 12:03

Pengunjung mal melihat produk fesyen di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan, Senin (28/7/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung mal melihat produk fesyen di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan, Senin (28/7/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengumumkan data penjualan eceran atau ritel untuk periodre Februari dan proyeksi Maret. Seperti apa kondisinya?

Pada Senin (13/4/2026), BI melaporkan penjualan ritel yang dicerminkan dengan Indeks Penjualan Riil (IPR) untuk Februari berada di 232,7. Naik 6,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy), lebih tinggi ketimbang pertumbuhan Januari yang sebesar 5,7% yoy.

Pertumbuhan 6,5% yoy juga menjadi yang tertinggi sejak Maret 2024 atau hampir dua tahun terakhir.


"Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan penjualan pada mayoritas kelompok, terutama Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau dan Subkelompok Sandang," sebut laporan BI.

Secara bulanan (month-to-month/mtm), penjualan eceran pada Februari tumbuh sebesar 4,1%. Jauh lebih baik ketimbang Januari yang turun 2,7% mtm.