Sisi Lain Penurunan Biaya Haji: Dari Efisiensi ke Empati
Redaksi
10 April 2026 15:17

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto baru saja mengumumkan penurunan biaya haji sebesar Rp2 juta. Ini patut dilihat sebagai langkah konkret yang tidak sekadar administratif.
Ini adalah sinyal politik yang jelas. Negara hadir. Negara berpihak. Terutama kepada umat Islam yang selama ini menghadapi beban biaya ibadah yang terus meningkat.
Penurunan biaya di tengah tekanan global bukan hal sederhana. Harga avtur naik. Ketidakpastian kawasan Timur Tengah masih terasa. Namun keputusan ini justru menunjukkan arah keberpihakan.
Pemerintah tidak membiarkan logika pasar bekerja sendirian. Ada intervensi. Ada keberanian mengambil posisi. Dan di situlah letak makna kebijakan ini.
Bagi jutaan calon jemaah, angka Rp2 juta bukan sekadar nominal. Itu adalah harapan. Itu adalah jeda napas. Dalam konteks antrean panjang yang bahkan pernah mencapai puluhan tahun, setiap keringanan menjadi sangat berarti.































