Logo Bloomberg Technoz

Menkeu Thailand Ramal Harga Minyak Tetap Tinggi Hingga 2 Tahun

News
10 April 2026 14:50

Tangki penyimpanan di kilang minyak Hindustan Petroleum Corp. di Mumbai. Fotografer: Abeer Khan/Bloomberg
Tangki penyimpanan di kilang minyak Hindustan Petroleum Corp. di Mumbai. Fotografer: Abeer Khan/Bloomberg

Patpicha Tanakasempipat - Bloomberg News

Bloomberg, Menteri Keuangan Thailand memperkirakan harga minyak akan tetap tinggi hingga dua tahun akibat konflik di Timur Tengah. Hal ini menandakan tekanan berkepanjangan bagi negara pengimpor energi bersih yang sudah bergulat menghadapi kenaikan biaya dan perlambatan pertumbuhan.

Menkeu Ekniti Nitithanprapas mengatakab infrastruktur energi di Timur Tengah telah terganggu begitu parah, sehingga pasokan minyak dan gas mungkin membutuhkan waktu satu hingga dua tahun untuk stabil 


"Harga minyak rendah adalah masa lalu, setidaknya untuk satu hingga dua tahun ke depan [harga minyak tetap tinggi]," katanya kepada anggota parlemen pada Kamis selama debat parlemen setelah memberi pernyataan kebijakan pemerintah.

Ia menambahkan bahwa pemerintah berencana mempercepat adopsi tenaga surya, biofuel, dan sumber energi terbarukan lainnya untuk meredam dampak kenaikan biaya energi bagi rumah tangga dan bisnis.