Logo Bloomberg Technoz

Respons World Bank, Kemenkeu Yakini Pertumbuhan Ekonomi 5,5%

Lisa Listiani
09 April 2026 16:10

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Nathan Kacaribu. (Pramesti Regita Cindy/Bloomberg Technoz)
Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Nathan Kacaribu. (Pramesti Regita Cindy/Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tetap meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap berada di angka 5,5% meskipun World Bank baru saja memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7% pada 2026 dari sebelumnya 4,8%. 

“World Bank selalu memantau perekonomian kita. Tetapi, estimasi mereka jelas jauh dari di bawah kita. Dan tahun lalu ingat nggak mereka bilang 4,8 kita jatuhnya 5,1. Jadi nggak apa-apa,” kata  Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu ditemui di kompleks Badan Komunikasi Pemerintah RI, Kamis (9/4/2026). 

Febrio meyakini bahwa Indonesia mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5% dengan ditopang berbagai faktor pertumbuhan ekonomi. .


“Pertama kan kita lihat dari pertumbuhan ekonomi kita itu, kalau secara sumbangsihnya itu sekitar 50% lebih kan dari konsumsi. Lalu dari belanja pemerintah itu sekitar 8-9%. Lalu dari investasi itu biasanya sekitar 30-an persen. Dari ekspor sekitar 25%,” kata Febrio.

Sehingga, kontribusi dari berbagai aspek tersebut dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2026.