Logo Bloomberg Technoz

Bursa Asia Lesu Usai Kabar Pelanggaran Gencatan Senjata Iran-AS

News
09 April 2026 08:27

Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)
Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)

Anand Krishnamoorthy - Bloomberg News

Bloomberg, Reli pasar saham global yang dipicu oleh kabar gencatan senjata Amerika Serikat (AS)-Iran mulai kehilangan tenaga pada Kamis (9/4). Kondisi ini terjadi setelah Teheran menyatakan beberapa poin dalam kesepakatan tersebut telah dilanggar, yang kembali memicu ketidakpastian di pasar dan membuat harga minyak mentah kembali menguat.

Saham-saham di Asia dibuka di zona merah, sementara kontrak berjangka S&P 500 turun 0,2% pada pembukaan perdagangan yang penuh kehati-hatian. Ketua Parlemen Iran Mohammad-Bagher Ghalibaf mengatakan bahwa sejauh ini sudah ada tiga poin dalam proposal gencatan senjata yang dilanggar. Padahal pada Rabu kemarin, pasar sempat melonjak karena optimisme bahwa kesepakatan tersebut akan memperlancar kembali aliran minyak mentah dan mendukung pertumbuhan ekonomi.


Indeks ekuitas MSCI Asia Pasifik tercatat turun 0,4%, dengan kerugian merata di bursa Jepang, Korea Selatan, dan Australia.

Sentimen pasar tertekan oleh harga minyak mentah jenis Brent yang naik 2,5% menjadi US$97,12 per barel, setelah sempat anjlok 13% pada sesi sebelumnya. Di pasar obligasi, surat utang AS (Treasury) menghapus reli awal mereka, sementara obligasi pemerintah Australia juga mengalami penurunan pada perdagangan Kamis pagi.

Pergerakan harga minyak. (Sumber: Bloomberg)