Pendapatan ADHI Anjlok 18%, Kas Susut di Semester I-2026
Cahya Puteri Abdi Rabbi
22 July 2026 11:35

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mencatat penurunan pendapatan usaha sebesar 18,4% pada semester I 2026 menjadi Rp3,11 triliun, dari sebelumnya Rp3,81 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Kas dan setara kas perseroan juga menyusut menjadi Rp813,1 miliar dari Rp1,71 triliun pada akhir 2025.
Di sisi lain, beban pokok pendapatan turun menjadi Rp2,41 triliun dari Rp3,24 triliun pada semester I 2025. Penurunan beban pokok tersebut membuat laba bruto ADHI meningkat 22,3% menjadi Rp700,42 miliar dibandingkan Rp572,87 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba usaha perseroan juga naik menjadi Rp316,17 miliar dari Rp188,85 miliar.
Namun, ADHI masih membukukan rugi dari entitas asosiasi sebesar Rp23,92 miliar, lebih besar dibandingkan rugi Rp3,36 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, kontribusi laba ventura bersama tercatat sebesar Rp188,41 miliar, naik tipis dari Rp186,24 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Beban keuangan juga meningkat menjadi Rp349,17 miliar dari Rp339,81 miliar.
Meski demikian, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp8,49 miliar, meningkat 12,6% dibandingkan Rp7,54 miliar pada semester I-2025.
Sementara itu, total liabilitas ADHI mencapai Rp24,21 triliun hingga akhir Juni 2026, terdiri atas liabilitas jangka pendek sebesar Rp17,02 triliun dan liabilitas jangka panjang Rp7,19 triliun. Pinjaman bank dan lembaga keuangan jangka panjang naik menjadi Rp2,51 triliun dari Rp1,38 triliun pada akhir 2025. Adapun, total aset perseroan tercatat sebesar Rp27,53 triliun dengan ekuitas Rp3,31 triliun.

































