AKRA Siapkan Skenario Terburuk Imbas Penutupan Selat Hormuz
Redaksi
05 April 2026 16:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Emiten distributor BBM, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), mengakui penutupan Selat Hormuz akibat perang Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran bisa berdampak negatif terhadap kinerja keuangan.
Meski belum ada hitungan pasti, AKRA telah bersiap untuk skenario terburuk terhadap kinerja keuangan imbas dari penutupan Selat Hormuz.
Dalam laporan tahunan AKRA dijelaskan, harga minyak dunia telah meningkat secara signifikan sejak saat itu, termasuk biaya logistik. Seiring dengan situasi yang terus berkembang, dunia menghadapi berbagai faktor yang tidak pasti, ketidakpastian, serta kelangkaan pasokan energi.
"Manajemen memantau secara ketat dampak terhadap operasionalnya, dan akan mengambil tindakan atau strategi yang paling tepat dalam menghadapi berbagai kondisi, termasuk bersikap prudent dalam analisis kredit dengan berfokus pada kinerja pelanggan, serta berhati hati dalam pengeluaran dan investasi," seperti dikutip dari laporan tahunan AKRA, Minggu (5/4/2026).
"Kelompok Usaha telah dan dapat terus menilai dampak dari ketegangan di kawasan tersebut terhadap operasional Kelompok Usaha. Dampak signifikan lebih lanjut dari konflik yang berkelanjutan, apabila ada, akan tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian kelompok usaha pada periode berikutnya."

























