Logo Bloomberg Technoz

Perusahaan minyak milik negara Abu Dhabi National Oil Co telah mengembangkan kawasan Ruwais sebagai pusat utama seiring perusahaan berupaya memperluas bisnis perdagangan bahan bakar olahan dan membangun bisnis kimia dan gas alam global.

Namun, infrastruktur UEA tetap menjadi target utama Iran lebih dari sebulan setelah perang dimulai. Pekan lalu, fasilitas pengolahan gas terbesar di negara itu, di Habshan, menghentikan operasinya setelah diserang.

Serangan Teheran terhadap aset energi di seluruh kawasan, serta penutupan efektif Selat Hormuz yang vital, telah memaksa sejumlah produsen minyak terbesar dunia memangkas produksi.

Di antara serangan akhir pekan ini, markas besar Kuwait Petroleum Corp terbakar setelah serangan drone, dan Bahrain melaporkan kebakaran di unit-unit Gulf Petrochemical Industries Co.

Sementara itu, militer Israel mengatakan telah menyerang kompleks petrokimia di Iran pada Sabtu, dengan mengklaim bahwa kompleks tersebut memproduksi bahan-bahan militer. Kantor berita semi-resmi Iran, Mehr News Agency, mengatakan lima orang tewas dalam serangan itu dan 170 orang terluka.

(bbn)

No more pages