"Jembatan terbesar di Iran tumbang, tidak akan pernah bisa digunakan lagi. Masih banyak lagi yang akan menyusul!" ujar Trump.
Misi Iran untuk PBB melalui platform X mengecam keras serangan tersebut dan menyebutnya sebagai bagian dari rangkaian serangan AS dan Israel terhadap target sipil.
"Mereka secara terbuka mengancam akan membom infrastruktur listrik kami. Tampaknya kenyataan ini tidak sampai ke pejabat Australia dan Uni Eropa, atau mereka memang enggan untuk mengecamnya," tulis pernyataan tersebut.
Menteri Luar Negeri Iran menegaskan bahwa menghancurkan struktur sipil, termasuk "jembatan yang belum selesai dibangun," tidak akan membuat rakyat Iran menyerah. Ia menyatakan bahwa Iran akan segera membangun kembali negaranya setelah perang berakhir.
(bbn)























