Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence yang memiliki lima pilar utama. Salah satu pilar tersebut adalah AI Connect yang berfokus pada penguatan kolaborasi antara talenta digital, komunitas, dan pelaku industri.
Selain AI Connect, terdapat pula pilar lain seperti AI Campus, AI Playground, AI Hub, dan AI Native. Kelima pilar ini saling terintegrasi untuk membangun ekosistem kecerdasan buatan yang komprehensif di Indonesia.
Penguatan Ekosistem dan Kolaborasi Digital
Dalam pelaksanaannya, AI Connect Offline Series tidak hanya menghadirkan diskusi teoritis, tetapi juga pengalaman praktis. Peserta diberikan kesempatan untuk memahami langsung bagaimana AI digunakan dalam proses pengembangan perangkat lunak.
CTOO Digisaurus.id, Muhammad Zulfikar Aris, turut berbagi pengalaman terkait penggunaan AI Coding Assistants. Ia menjelaskan bagaimana teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi kerja developer dalam berbagai tahapan pengembangan aplikasi.
Penggunaan AI dalam coding memungkinkan developer menyusun kode dengan lebih cepat dan akurat. Selain itu, teknologi ini juga membantu meminimalkan kesalahan serta meningkatkan performa aplikasi berbasis data.
Dalam workflow modern, kehadiran AI Coding Assistants menjadi semakin penting. Teknologi ini tidak hanya mendukung produktivitas, tetapi juga meningkatkan kualitas output secara keseluruhan.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam, kegiatan ini dilengkapi dengan sesi praktik langsung. Peserta diajak mengembangkan aplikasi portofolio sederhana menggunakan platform seperti FlutterFlow.
Sesi ini memberikan gambaran konkret tentang bagaimana AI dapat mempercepat proses pengembangan aplikasi. Peserta juga dapat merasakan langsung manfaat teknologi ini dalam meningkatkan efisiensi kerja.
Selain itu, Telkom juga memperkenalkan Telkom AI Connect Community Platform. Platform ini dirancang sebagai wadah kolaborasi bagi talenta digital untuk mengakses berbagai informasi dan peluang.
Melalui platform ini, pengguna dapat memperoleh informasi teknologi terkini, meningkatkan kompetensi, serta mendapatkan akses ke peluang proyek dan kerja lepas. Hal ini diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi talenta digital di Indonesia.
AI Center Makassar diharapkan menjadi pusat kolaborasi yang berkelanjutan. Keberadaannya diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi digital dari kawasan timur Indonesia.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Telkom dalam meningkatkan literasi teknologi di masyarakat. Dengan memperluas akses terhadap teknologi, diharapkan semakin banyak talenta digital yang mampu bersaing di tingkat global.
Penguatan ekosistem digital menjadi salah satu kunci dalam menghadapi era transformasi teknologi. Kolaborasi antara berbagai pihak menjadi faktor penting dalam menciptakan inovasi yang berkelanjutan.
Melalui berbagai inisiatif yang dijalankan, Telkom menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan talenta digital. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital di Indonesia.
Ke depan, Telkom optimistis bahwa pengembangan talenta digital akan memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Inovasi berbasis teknologi diharapkan dapat menjadi pendorong utama daya saing bangsa.
Dengan menghadirkan kegiatan seperti AI Connect Offline Series, Telkom tidak hanya memperkuat kapasitas developer, tetapi juga membangun fondasi ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.
(tim)































