Logo Bloomberg Technoz

Harga Emas Tertinggi dalam 2 Minggu, Waktunya Jual atau Beli?

Hidayat Setiaji
02 April 2026 07:01

Emas batangan dipamerkan dalam acara peluncuran bank emas batangan di Jakarta, Rabu (26/2/2025). (Muhammad Fadli/Bloomberg)
Emas batangan dipamerkan dalam acara peluncuran bank emas batangan di Jakarta, Rabu (26/2/2025). (Muhammad Fadli/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia naik pada perdagangan kemarin. Dengan demikian, harga sang logam mulia berhasil menguat empat hari beruntun.

Pada Rabu (1/4/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.791,1/troy ons. Melesat 2,49% dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi yang tertinggi sejak 18 Maret atau dua pekan terakhir.

Harga emas pun genap nak empat hari berturut-turut. Selama empat hari tersebut, harga terdongkrak 9,4%.


Sentimen positif bagi harga emas datang dari dinamika di Timur Tengah. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terlihat akan segera mengakhiri perang melawan Iran. Sebagaimana diwartakan Bloomberg News, Trump menyatakan perang kemungkinan akan selesai dalam waktu 2-3 pekan ke depan. 

Presiden Iran Masoud Pezeshkian pun telah menulis surat terbuka. Dalam surat tersebut, Pezeshkian menyebut bahwa rakyat Iran tidak membenci negara lain. termasuk AS, Eropa, dan negara-negara tetangga.