Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz Podcast - POV Talks

Kemenkeu Pastikan Efisiensi Belanja Negara Demi Disiplin Fiskal

Redaksi
18 May 2026 20:47

Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung saat POV Talks Bloomberg Technoz di Jakarta, Senin (18/5/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung saat POV Talks Bloomberg Technoz di Jakarta, Senin (18/5/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Keuangan memastikan akan mengelola anggaran belanja negara secara efektif dan efisien demi menjaga disiplin fiskal di tengah ketidakpastian ekonomi global yang terjadi saat ini.

"Di tengah ketidakpastian global, arah fiskal adalah mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat namun tetap dengan menjaga fiskal disiplin," ujar Wakil Menteri Keuangan Juda Agung dalam acara POV Talks Bloomberg Technoz, Senin (18/5/2026).

Dari sisi global, dia mengakui terdapat risiko besar berupa kenaikan harga minyak dunia. Hal ini berimplikasi besar terhadap kondisi fiskal Tanah Air. 


Dia menggambarkan, setiap kenaikan harga minyak dunia sebesar US$1 akan menciptakan defisit anggaran terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar Rp6,8 triliun. Artinya, ketika harga minyak dunia tembus US$100/barel atau US$30 melebihi harga dalam asumsi makro yang hanya US$70/barel, maka defisit anggaran akan mencapai Rp204 triliun. 

"Kalau kita tidak melakukan berbagai upaya, maka defisit fiskal bisa di atas (batas) 3% terhadap PDB. Maka itu, pemerintah dan Kemenkeu melakukan berbagai upaya," jelas Juda.