Logo Bloomberg Technoz

Di PBB, RI Sampaikan Duka dan Amarah atas Gugurnya TNI

Redaksi
01 April 2026 16:58

Prabowo di Debat Umum Sidang Majelis Umum ke-80 PBB di Markas Besar PBB di New York. (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Prabowo di Debat Umum Sidang Majelis Umum ke-80 PBB di Markas Besar PBB di New York. (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indonesia sampaikan amarah dan duka cita mendalam atas gugurnya tiga personel penjaga perdamaian di Lebanon yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dalam dua hari berturut-turut

Ungkapan tersebut disampaikan Wakil Tetap Indonesia untuk PBB Umar Hadi kala mengawali pernyataannya di rapat darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) di New York, Selasa (31/1) waktu setempat. Ia mengatakan bahwa seluruh rakyat Indonesia merasa marah dan kehilangan atas insiden tersebut.

"Terima kasih karena telah memberikan kesempatan kepada kami untuk menyampaikan rasa duka, amarah, dan frustrasi 285 juta penduduk Indonesia. Kami yakin, perasaan ini juga dirasakan oleh seluruh warga dunia yang memandang pasukan perdamaian sebagai simbol harapan dan perdamaian," ujar Umar.


Kemudian, Umar juga menyebut satu per satu nama serta usia personel yang gugur di forum tersebut sebagai bentuk penghormatan tertinggi bagi personel Indonesia yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon. Ketiga personel tersebut adalah Kapten Infanteri Zulfi Aditya Iskandar (33), Sertu Muhammad Nur Ichwan (25), dan Praka Farizal Rhomadon (27).

Ia juga menyampaikan bahwa ketiganya gugur dalam misi mulia, di mana Zulfi dan Ichwan gugur kala mengantar logistik di Bani Hayyan sementara Farizal gugur kala memenuhi kewajibannya di dekat Adchit Al Qusayr.