Logo Bloomberg Technoz

Kemenperin: Industri Kimia Terdampak Perang, Produksi Tersendat

Sultan Ibnu Affan
31 March 2026 18:00

Ekspor impor. (Dok: Bloomberg)
Ekspor impor. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengakui sejumlah subsektor industri dalam negeri tengah menghadapi kendala produksi sebagai imbas dari eskalasi konflik Timur Tengah antara Iran, Amerika Serikat (AS) dan Israel. 

Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arief mengatakan dampak tersebut menyasar ke industri hulu atau bahan baku yang mengandalkan impor dari Timur Tengah seperti kimia dan petrokimia.

"Yang jelas untuk bahan baku pada industri hulu yang menggantungkan bahan bakunya dari Timur Tengah itu memang sedikit tersendat,"ujar Febri dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (31/3/2026).


Febri mengatakan hal tersebut juga turut direspons adanya sejumlah kenaikan harga dari beberapa produk turunan dari keterbatasan bahan baku seperti industri plastik dan kemasan yang turut berdampak ke industri makanan-minuman (mamin).

Dia memastikan hingga saat ini produksi dari industri tersebut masih terus berjalan sebagaimana mestinya, seraya tetap memantau perkembangan lanjutan eskalasi perang ke depan.