Logo Bloomberg Technoz

Organda DKI Siapkan Protes soal Pembatasan Solar, atau Tarif Naik

Redaksi
31 March 2026 12:50

Sejumlah pemudik menunggu keberangkatan bus di agen bus, Pondok Pinang, Jakarta, Selasa (17/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Sejumlah pemudik menunggu keberangkatan bus di agen bus, Pondok Pinang, Jakarta, Selasa (17/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta memastikan akan menyampaikan protes kepada pemerintah berkaitan dengan pembatasan BBM bersubsidi, dalam hal ini solar. Organda DKI mengingatkan pembatasan solar tidak bisa serta-merta diberlakukan untuk angkutan penumpang.

"Secara umum kita akan protes. Buat angkutan umum tidak wajar dilakukan pembatasan," ujar Ketua Organda DKI Jakarta, Shafruhan Sinungan saat dikonfirmasi, Selasa (31/3/2026).

Shafruhan mengingatkan, angkutan umum di DKI Jakarta bukan cuma untuk mengangkut orang, tapi juga berkaitan dengan jasa pengantaran barang. Dengan ribuan armada angkutan di Bawah Organda DKI Jakarta, kata dia, umumnya satu kendaraan bisa mengisi bbm tiga kali dalam sehari.


"Dengan kapasitas full 100 liter untuk sekali pengisian," kata dia menegaskan.

Terkait dengan kemungkinan kenaikan tarif jika kebijakan ini diberlakukan, Shafruhan menyebut kemungkinan itu tentu tetap terbuka.