Logo Bloomberg Technoz

Kepala Desa Tompobulu, Abdul Kadir Hakim, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus berkembang. “Capaian ini menjadi kebanggaan bagi kami sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan potensi desa,” ujarnya.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi antara masyarakat dan dukungan berbagai pihak. Salah satunya melalui program Desa BRILiaN yang memberikan pendampingan dalam penguatan ekonomi dan kelembagaan desa.

Sinergi Potensi Lokal dan Dukungan BRI

Program Desa BRILiaN menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong percepatan transformasi ekonomi Desa Tompobulu. Kedekatan masyarakat dengan layanan perbankan turut memperkuat akses terhadap pembiayaan dan pengembangan usaha.

Sebagian besar warga merupakan pelaku UMKM serta penerima Kredit Usaha Rakyat. Hal ini membuat interaksi dengan layanan keuangan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari masyarakat desa.

Melalui program tersebut, BRI memberikan pendampingan yang mencakup digitalisasi layanan keuangan, penguatan kelembagaan desa, serta peningkatan kapasitas pengelolaan potensi lokal. Pendekatan ini membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha secara lebih terarah.

Potensi pariwisata desa juga terus dikembangkan untuk memperkuat struktur ekonomi. Salah satu destinasi unggulan adalah Puncak Pendagang Bulu Sarang di Dusun Bulu-Bulu yang berada di ketinggian 1.353 mdpl.

Keindahan alam yang dimiliki desa ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Hal ini membuka peluang usaha baru, mulai dari jasa wisata hingga penjualan produk lokal.

Pertumbuhan sektor pariwisata turut berdampak positif terhadap UMKM. Produk seperti saraba daun kelor kini dipasarkan ke berbagai daerah melalui jaringan distribusi yang semakin luas.

Selain itu, usaha gula aren tetap dipertahankan dengan metode tradisional berbasis gotong royong. Pendekatan ini tidak hanya menjaga kualitas produk, tetapi juga memperkuat nilai sosial di tengah masyarakat.

Peran kelembagaan desa juga menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan ekonomi. Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes aktif mengembangkan berbagai unit usaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Unit usaha tersebut meliputi layanan WiFi desa, depot air galon, hingga usaha produktif lainnya. Kehadiran BUMDes diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

Dukungan sektor perbankan semakin melengkapi ekosistem ekonomi desa. BRI menyediakan akses keuangan inklusif melalui penyaluran KUR, penguatan AgenBRILink, hingga implementasi pembayaran digital berbasis QRIS.

Selain itu, penggunaan aplikasi BRImo mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan. Digitalisasi ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi ekonomi desa.

Direktur Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan desa. “Desa BRILiaN dirancang sebagai program pemberdayaan desa berbasis empat pilar utama, yakni penguatan kelembagaan desa seperti BUMDes dan koperasi, digitalisasi layanan keuangan, pengembangan ekonomi berkelanjutan, serta inovasi desa. Melalui program ini, BRI mendorong masyarakat desa untuk terus berinovasi dan menciptakan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi,” jelas Akhmad.

Program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.200 desa di seluruh Indonesia. Pendampingan yang berkelanjutan menjadi kunci dalam memastikan setiap desa mampu berkembang sesuai dengan potensi masing-masing.

Akhmad juga menegaskan bahwa BRI akan terus memperkuat peran sebagai mitra strategis dalam pembangunan desa. “BRI akan terus memperkuat peran sebagai mitra strategis dalam pembangunan desa, sehingga potensi lokal dapat berkembang secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan sinergi antara potensi lokal, penguatan kelembagaan, serta dukungan berkelanjutan dari sektor perbankan, Desa Tompobulu kini tumbuh sebagai desa wisata yang adaptif dan inovatif.

Transformasi ini menunjukkan bahwa desa memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Dengan pengelolaan yang tepat, potensi lokal dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

(tim)

No more pages