Penyebab Rugi Emiten Patrick Walujo DOID Bengkak ke Rp1,9 Triliun
Pramesti Regita Cindy
29 March 2026 11:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Emiten tambang afiliasi Patrick Walujo, PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) mencatatkan rugi bersih sebesar US$116,2 juta atau sekitar Rp1,93 triliun (asumsi kurs Rp16.666 per dolar AS) sepanjang 2025.
Posisi rugi bersih sepanjang tahun lalu itu membengkak dari posisi rugi tahun sebelumnya di level US$61,31 juta atau sekitar Rp989,29 miliar (asumsi kurs Rp16.129 per dolar AS).
Lewat keterbukaan informasi, manajemen DOID membeberkan tekanan kinerja tahun 2025 itu disebabkan karena gangguan operasional dan biaya non-operasional.
Direktur DOID Iwan Fuad Salim mengatakan produksi mengalami gangguan signifikan pada awal 2025, termasuk cuaca buruk serta penghentian dan penyelesaian sejumlah kontrak di Indonesia dan Australia.
Kondisi ini menekan volume overburden turun 19% dan produksi batu bara turun 6%, sehingga pendapatan ikut merosot 16% menjadi US$1,48 miliar.





























