Logo Bloomberg Technoz

Proyeksi IHSG Usai Lebaran: Koreksi di Kisaran 7.000 hingga 7.200

Mis Fransiska Dewi
24 March 2026 12:00

Warga melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sejumlah analis memproyeksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak di kisaran level 7.000 usai libur Lebaran, dengan volatilitas tinggi seiring meningkatnya tekanan dari sentimen global.

“Range [IHSG] 7.000 – 7.200. Rawan koreksi (gap down) dan volatilitas tinggi di awal sesi karena pricing in akumulasi sentimen global selama libur,” kata Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi saat dihubungi, Selasa (24/3/2026),

Sedikit berbeda, Analis pasar modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana menuturkan IHSG kecenderungan mengalami technical rebound setelah libur panjang Lebaran. 


Menurutnya, sebelum libur panjang biasanya investor melakukan profit taking dan wait and see sehingga indeks cenderung melemah, lalu setelah libur berakhir terjadi aliran dana masuk kembali dan mendorong indeks mengalami rebound. 

Namun demikian, penguatan IHSG diperkirakan masih akan bersifat terbatas karena pasar masih dibayangi oleh sejumlah sentimen global seperti arah kebijakan suku bunga The Fed, pergerakan harga komoditas energi, serta kondisi geopolitik yang sewaktu-waktu dapat kembali memanas.