Bursa Asia Menguat di Tengah Sinyal Beragam Timur Tengah
News
04 May 2026 08:00

Anand Krishnamoorthy - Bloomberg News
Bloomberg, Bursa saham Asia dibuka menguat pada perdagangan Senin (4/5), sementara harga minyak mentah berfluktuasi saat para pelaku pasar mencerna sinyal beragam dari Timur Tengah. Di sisi lain, kuatnya laporan laba perusahaan terus menjaga sektor teknologi tetap kuat.
Indeks MSCI Asia Pasifik naik 0,4%, dipimpin oleh lonjakan bursa Korea Selatan sebesar 2,4% sebagai pemain utama di sektor kecerdasan buatan (AI). Kontrak berjangka indeks saham AS terpantau fluktuatif setelah indeks S&P 500 dan Nasdaq 100 ditutup pada rekor tertinggi pada Jumat lalu, didorong oleh kinerja kuat perusahaan teknologi berkapitalisasi besar.
Optimisme pasar pada awal pekan ini dipicu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut AS akan mulai memandu kapal-kapal yang tidak terlibat dalam konflik Iran melewati Selat Hormuz mulai Senin. Namun, seorang pejabat senior Iran memperingatkan bahwa Teheran akan menganggap campur tangan AS di Selat Hormuz sebagai pelanggaran gencatan senjata.
Harga minyak mentah Brent sempat anjlok 2,4% ke level US$105,55 per barel sebelum menghapus kerugiannya dan kembali merangkak naik ke atas US$108. Sementara itu, dolar AS melemah tipis terhadap mata uang utama lainnya. Yen Jepang sedikit menguat di level 156,94 per dolar AS menyusul laporan intervensi pasar oleh otoritas Jepang pada Kamis lalu.


























