Logo Bloomberg Technoz

Perang Berlanjut 10 Hari Lagi, Harga Minyak Tembus US$150/Barel

Redaksi
22 March 2026 10:00

Kilang minyak. (Bloomberg)
Kilang minyak. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Mahdi Arabsadegh, ahli strategi energi senior yang berafiliasi dengan Lembaga Teknik dan Teknologi Iran, memperkirakan bahwa harga minyak akan mencapai US$150 per barel di pasar global jika perang AS dan Israel di negara itu berlanjut selama 10 hari lagi.

Arbsadegh mengatakan kepada kantor berita Fars bahwa penutupan Selat Hormuz oleh Iran terhadap "kapal-kapal musuh" telah mencegah pengiriman 21 juta barel minyak per hari sejak awal perang dan telah berdampak drastis terhadap pasokan.

Seperti dilaporkan Al-Jazeera, Minggu (22/3/2026), dia mencatat bahwa harga minyak sebesar US$65 per barel sebelum selat ditutup, dan naik tajam menjadi US$119, meski ada upaya AS untuk menjaga harga tetap rendah.


Hal ini termasuk keputusan pemerintahan Donald Trump untuk menangguhkan sanksi atas pembelian minyak Iran di laut selama 30 hari.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump mengancam akan menyerang pembangkit listrik Iran jika negara itu tidak segera membuka kembali Selat Hormuz untuk lalu lintas kapal komersial setelah lalu lintas kargo minyak dan gas lumpuh.