Logo Bloomberg Technoz

Aset Industri Asuransi Capai Rp1.195 T Maret 2026, Naik 4,38%

Redaksi
06 May 2026 18:40

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian,. Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono saat Hasil RDK Bulanan Juni 2024. (Youtube OJK)
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian,. Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono saat Hasil RDK Bulanan Juni 2024. (Youtube OJK)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat aset industri asuransi pada bulan Maret 2026 mencatatkan kenaikan sebesar 4,3% secara year-on-year menjadi sebesar Rp1.195,75 triliun apabila dibandingkan dengan Maret 2025 di angka Rp1.145,63 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun, Ogi Prastomiyono menyebut, kenaikan aset industri asuransi ini terutama disumbang oleh asuransi komersil

“Dari sisi asuransi komersil total aset mencapai Rp977,53 triliun atau naik 5,64% yoy,” kata Ogi dalam Konferensi Pers Hasil RDKB OJK April, dikutip Rabu (6/5/2026).


Kinerja asuransi komersil berupa akumulasi pendapatan premi pada periode Maret 2026 mencapai Rp88,36 triliun, atau tumbuh 0,74% secara yoy, terdiri dari premi asuransi jiwa yang turun 0,14% yoy dengan nilai sebesar Rp47,12 triliun dan premi asuransi umum dan reasuransi yang tumbuh sebesar 1,77% yoy dengan nilai sebesar Rp41,24 triliun.

OJK juga mencatat industri asuransi jiwa serta asuransi umum dan reasuransi secara agregat mencatatkan Risk Based Capital (RBC) masing-masing sebesar 474,26% dan 316,32%. Angka tersebut masih beradadi atas threshold yang dipatok sebesar 120%.