Logo Bloomberg Technoz

Selain itu hal ini berpengaruh pada tingginya yield US treasury di Amerika yang berdampak juga tingginya suku bunga dan yield obligasi pemerintah di berbagai negara berkembang termasuk Indonesia.

Oleh karenanya, Perry menyebut bahwa Bank Indonesia sudah melakukan perhitungan dan skenario terkait potensi durasi eskalasi global yang ada di Timur Tengah tersebut.

“Skenario-skenario ini yang kemudian dari sisi instrumen kami akan terus mengkalibrasi optimalitas antara kebijakan intervensi untuk stabilisasi nilai tukar rupiah, kecukupan cadangan devisa, dan juga respon mengenai suku bunga.” tambahnya.

Menurutnya, kalibrasi optimalitas antara ketiga hal tersebut akan tergantung pada seberapa jauh eskalasi perang timur-tengah akan berlanjut dan dampaknya terhadap harga minyak, pertumbuhan ekonomi dan inflasi global, dampaknya terhadap dolar Amerika, aliran portfolio keluar dari emerging market, dan tingginya US treasury.

Salah satu sinyal yang diberikan oleh BI adalah rencananya untuk tak lagi memangkas suku bunga, menggeser fokus kebijakan ke arah stabilitas di tengah dinamika geopolitik yang terus memanas.

Sebagai informasi, BI memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan atau BI Rate tetap di level 4,75%, sesuai dengan ekspektasi konsensus.

(ell)

No more pages