Konflik Timteng Meluas, Bursa Saham Asia Dibuka Melemah
News
16 March 2026 06:55

Matthew Burgess - Bloomberg News
Bloomberg, Bursa saham Asia diperkirakan bakal merah. Kontrak berjangka mengindikasikan pembukaan yang lebih lemah di pasar saham Australia, Jepang, dan Hong Kong, sementara dolar AS sedikit melemah terhadap mata uang utama lainnya.
Kontrak berjangka S&P 500 dan Nasdaq 100 naik, menghapus kerugian sebelumnya, sementara kontrak berjangka Treasury naik pada Senin pagi, menandakan imbal hasil yang lebih rendah untuk obligasi acuan 10 tahun.
Harga minyak naik pada awal perdagangan Senin setelah serangan AS terhadap pusat ekspor utama Iran meningkatkan risiko gangguan pasokan minyak mentah baru di seluruh Timur Tengah.
Harga minyak Brent melonjak hingga 3,3% ke level di atas US$106 per barel setelah AS membom sasaran militer di Pulau Kharg, terminal yang menangani hampir seluruh ekspor minyak Iran.




























