Logo Bloomberg Technoz

Jelang Libur Lebaran, Risiko Geopolitik Masih Mengintai Pasar

Redaksi
16 March 2026 07:24

Ilustrasi IHSG. (Blooomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Ilustrasi IHSG. (Blooomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Secara resmi libur cuti Lebaran baru akan dimulai pekan depan pada 21 hingga 24 Maret. Pekan yang pendek biasanya membatasi nilai transaksi di pasar keuangan. 

Biasanya menjelang libur panjang, pasar keuangan Indonesia memasuki periode yang sensitif. Sebab, saat perdagangan domestik berhenti, dinamika global tetap berjalan. 

Dalam situasi normal, biasanya hanya terjadi penyesuaian harga yang terbatas ketika pasar dibuka kembali. Namun, apa yang terjadi pada Maret tahun ini jauh berberda.


Kondisi global yang penuh gejolak mebuat risiko penyesuaian nampaknya akan jauh lebih besar. Kondisi saat ini mungkin mirip dengan situasi jelang libur Lebaran tahun lalu. Kala itu, rupiah di pasar offshore tembus level tertingginya di Rp17.000/US$. 

Berikut beberapa faktor yang patut dicermati menjelang libur panjang di pasar keuangan Indonesia dan menjadi sentimen yang menggerakkan aset berdenominasi rupiah.