Anak Usaha Pertamina Relokasi Pekerja dari Irak dan Dubai
Azura Yumna Ramadani Purnama
13 March 2026 10:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) telah merelokasi 19 pekerja yang berada di Irak dan Dubai ke Jakarta. Proses relokasi tersebut membutuhkan waktu setidaknya 14 hari, sebab terdapat penutupan sejumlah bandara internasional seperti di Kuwait City, Dubai, dan Doha.
Dari total 19 pekerja, 11 di antaranya direlokasi dari Basra, Irak dan delapan lainnya direlokasi dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Mereka menempuh perjalanan darat dari Basra, Irak menuju perbatasan di Safwan dan masuk ke Kuwait, dilanjutkan menuju Dammam, Saudi Arabia.
Setelahnya, seluruh pekerja menempuh perjalanan udara dari Dammam menuju Jeddah dan dilanjutkan ke Indonesia. Sebagian pekerja tiba di Jakarta pada 10 Maret 2026, sedangkan sisanya tiba pada 11 Maret 2026.
"Geopolitik yang dinamis tentu berpengaruh bagi operasi kita di Irak. Alhamdulillah karena koordinasi yang sangat baik dari PIEP, PHE, Pertamina dan dukungan Kementerian Luar Negeri serta KBRI di sejumlah negara, teman-teman bisa pulang dengan selamat,” kata Direktur Utama Pertamina Hulu Energi Awang Lazuardi dalam siaran pers, dikutip Jumat (13/3/2026).
Di sisi lain, Direktur Utama PIEP Syamsu Yudha menyatakan seluruh prosedur health, safety, security & environment (HSSE) sera strategi keberlanjutan bisnis (BCP) telah dijalankan secara terkoordinasi dengan induk usaha, PHE, dan otoritas terkait.





























