Logo Bloomberg Technoz

LPEI tetap memberikan kredit kepada PT Petro Energy meski tidak layak diberikan tanpa melakukan kontrol kebenaran atas penggunaan kredit. Padahal PT Petro Energy menggunakan kontrak fiktif, yakni dengan memalsukan dokumen pembelian pesanan dan faktur (invoice) yang menjadi underlying pencairan fasilitas ini. Petro Energy juga diduga mempercantik (window dressing) laporan keuangannya.

Kemudian Petro Energy tidak menggunakan fasilitas kredit sesuai dengan tujuan dan peruntukan sebagaimana tertuang dalam perjanjian kredit dengan LPEI. Pembiayaan dari LPEI justru digunakan untuk membayar utang, transfer kepada bank lain, untuk pembiayaan sementara (bridging loan) kepada perusahaan-perusahaan yang terafiliasi dengan PT Petro Energy, melalui penempatan saham, kedudukan dan jabatan Jimmy Masrin pada perusahaan-perusahaan yang berafiliasi tersebut.

(dov/frg)

No more pages