Review: Galaxy S26 Ultra Privacy Display Rp24.49 Juta, Worth It?
Redaksi
11 March 2026 11:18

Bloomberg, Samsung kembali menggebrak pasar premium dunia, termasuk Indonesia, lewat peluncuran Samsung Galaxy S26 di Indonesia. Generasi terbaru lini Galaxy S ini membawa peningkatan signifikan di bidang kecerdasan buatan (AI), kamera, performa chipset, hingga dukungan pembaruan software jangka panjang.
Meskipun beberapa pesaing seperti Apple Inc. melakukan perubahan desain besar pada model Pro mereka, raksasa manufaktur asal Korea ini memilih mempertahankan tampilan yang mirip dengan generasi sebelumnya. Meski begitu, ponsel ini tetap dianggap sebagai salah satu seri Ultra terbaik dalam beberapa tahun terakhir.
Fitur yang paling menonjol dalam perangkat ini adalah Privacy Display. Ketika aktif, layar OLED 6,9 inci akan membatasi sudut pandang, sehingga orang di samping atau belakang tidak dapat melihat isi layer ponsel. Perangkat ini disebut cocok bagi pengguna yang bekerja dengan data sensitif.
Meski memiliki Privacy Display, namun tidak mengurangi kejernihan layer dan bisa diaktifkan hanya untuk aplikasi tertentu seperti bank, email, Slack, atau password manager. Tentu saja hal ini memberikan peningkatan keamanan yang nyata saat menggunakan ponsel di tempat umum.
Samsung S26 Ultra di desain dengan pengisian daya super cepat, dengan didukung 60W wired charging hingga baterai bisa mencapai 75% dalam sekitar 30 menit saja. Sedangkan untuk pengisian daya nirkabel meningkat menjadi 25W, tetapi Samsung masih belum menambahkan magnet seperti MagSafe sehingga pengguna perlu case tambahan untuk aksesori magnetik.
Meski memiliki ukuran yang besar, Samsung membuat S26 Ultra lebih ringan dengan mengganti frame titanium menjadi aluminium dan sudut ponsel lebih membulat sehingga lebih nyaman digenggam.
Kamera pada Samsung S26 Ultra juga diklaim lebih baik meski di kondisi cahaya rendah. Sensor kameranya sebenarnya masih sama seperti generasi sebelumnya, tetapi Samsung meningkatkan di bagian aperture lensa lebih lebar, sehingga perangkat ini memiliki kemampuan menangkap lebih banyak cahaya. Selain itu, Samsung juga mengeklaim, perangkat ini dapat mengurangi noise otomatis saat merekam video dalam kondisi gelap.
Secara mendetail fitur lain yang cukup menjadi perhatian pada Samsung S26 Ultra adalah penyempurnaan "Galaxy AI" untuk mengedit gambar berdasarkan prompt sederhana. Pada perangkat ini pengguna dapat melakukan pengeditan signifikan pada foto hanya dengan mengetikkan perubahan yang ingin dilihat. Gambar bisa diubah seperti penambahan matahari terbenam, padahal saat foto diambil kondisi langit mendung.
Samsung S26 Ultra dilengkapi dengan S Pen. Meski tidak ada fitur baru, stylus ini tetap berguna untuk menulis catatan cepat, menandatangani PDF, hingga mengedit foto dengan presisi.
Apa yang menjadi kesimpulan?
Galaxy S26 Ultra amat cocok untuk penikmat smartphone Android yang selalu menginginkan spesifikasi tinggi, ukuran layar besar, dan deretan fitur paling terbaru, termasuk suguhan software yang khusus Samsung rancang untuk segmen premiumnya. Namun bagi pengguna S Ultra series dua edisi sebelumnya, keputusan menggantinya dengan Galaxy S26 tampak tidak menjadi wajib.
Untuk pasar Indonesia, harga resmi Galaxy S26 adalah Rp24.499.000 untuk varian 256GB, Rp27.499.000 untuk 512GB, dan Rp31.999.000 untuk 1TB. Periode pre-order masih berlangsung hingga 17 Maaret 2026 dan calon pemilik bisa memilih Cobalt Violet, White, Black, dan Sky Blue. Ada pula Pink Gold serta Silver Shadow tersedia eksklusif secara online.






























