Iran Terus Serang Negara-negara Arab, Pasokan Minyak Tertekan
News
08 March 2026 21:00

Arsalan Shahla dan Josh Wingrove - Bloomberg News
Bloomberg, Negara-negara Arab di sepanjang Teluk Persia terus sibuk menangkal dan mencegah rudal serta drone Iran yang memasuki wilayah masing-masing. Mereka pun mulai mengumbar kemampuan untuk meladeni serangan tersebut untuk jangka waktu yang panjang -- perang yang akan semakin berdampak pada pasar energi.
Pemerintah Uni Emirat Arab, Kuwait, Arab Saudi, dan Bahrain mengatakan telah sibuk mencegat serangan Iran hingga Ahad ini. Bahkan, UEA dan Kuwait harus mulai mengurangi produksi minyak di tengah penutupan Selat Hormuz -- jalur dagang sekitar seperlima ekspor energi dunia.
Serangan Iran terus berlanjut Meski Presiden Masoud Pezeshkian mengatakan telah memberi instruksi militernya untuk tidak menyerang negara mana pun yang tidak menyerang Republik Islam dan meminta maaf kepada negara-negara tetangga. Namun, Teheran nampak terus melakukan serangan terhadap negara-negara yang menjadi lokasi pangkalan militer AS.
“Ketika musuh menyerang kami dari pangkalan di wilayah tersebut, kami merespons dan akan terus merespons. Itu adalah hak kami dan itu adalah kebijakan yang berdiri,” kata Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.



























