Logo Bloomberg Technoz

Laporan BI: Penjualan Ritel Naik di Maret, Tapi Lesu di April

Hidayat Setiaji
12 May 2026 11:01

Suasana pengunjung pusat perbelanjaan di Mal Kuningan City, Jakarta, Senin (13/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Suasana pengunjung pusat perbelanjaan di Mal Kuningan City, Jakarta, Senin (13/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia melaporkan hasil Survei Penjualan Eceran terbaru. Pada Maret, penjualan eceran atau ritel naik secara bulanan maupun tahunan. Namun pada April, penjualan ritel diperkirakan turun baik secara bulanan maupun tahunan.

Pada Selasa (12/5/2026), BI melaporkan penjualan ritel yang dicerminkan dengan Indeks Penjualan Riil (IPR) untuk periode Maret sebesar 256,7. Melonjak 9,05% dibandingkan Maret tahun lalu (year-on-year/yoy).

"Kinerja tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan penjualan pada Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Barang Budaya dan Rekreasi, serta Makanan, Minuman, dan Tembakau secara tahunan." sebut laporan BI.


Dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm),  penjualan ritel pada Maret meroket 10,3%. Jauh lebih tinggi ketimbang Februari yang naik 4,1% mtm.

Peningkatan tersebut didukung oleh kinerja penjualan seluruh kelompok, terutama Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi, Makanan, Minuman, dan Tembakau, Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, serta Subkelompok Sandang, sejalan dengan peningkatan permintaan masyarakat pada periode Ramadan dan Idul Fitri.