Logo Bloomberg Technoz

Selain itu, Taruna menegaskan bahwa BPOM tidak mengendurkan pengawasan. Sejak satu minggu sebelum Ramadan, BPOM telah mengerahkan laboratorium berjalan (mobil keliling BPOM) ke pasar-pasar dan sentra takjil di seluruh Indonesia untuk memastikan keamanan pangan masyarakat.

"Hampir di seluruh Indonesia kita lakukan hal yang sama. Fokus kami adalah memastikan makanan, minuman, hingga obat yang dikonsumsi masyarakat betul-betul aman dari zat berbahaya seperti formalin dan pewarna terlarang," tegasnya.

Menjelang Idul Fitri, ketika peredaran parsel meningkat, Taruna mengimbau masyarakat untuk menjadi konsumen yang cerdas. Ia membagikan tips praktis untuk mengenali pangan yang aman. Untuk makanan siap saji, pastikan tidak ada perubahan warna yang mencolok, bau tetap natural, dan bentuknya baik. Untuk makanan kemasan, Ia mengingatkan masyarakat agar selalu menerapkan Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa).

Selain pengawasan, BPOM juga berkomitmen membantu 1,7 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan melalui percepatan perizinan dan pendampingan teknis. Salah satunya dengan memanfaatkan peran Orang Tua Angkat (OTA), yang merupakan industri besar, untuk turut membina industri kecil agar standar keamanan pangannya meningkat.

(spt)

No more pages