Logo Bloomberg Technoz

Meningkatnya eskalasi konflik Timur Tengah serta sentimen Fitch Ratings yang menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif (peringkat tetap BBB), mencerminkan meningkatnya ketidakpastian, masih menghantui IHSG.

“Secara teknikal, IHSG berpeluang technical rebound dengan support 7.516 dan resistance 7.693, didukung rebound global, meski tetap mencermati perkembangan konflik Timur Tengah,” tulis riset BRI Danareksa Sekuritas.

Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah HRTA, AADI, dan ESSA.

Menyitir Phintraco Sekuritas, Penguatan indeks Wall Street berpotensi mendorong rebound IHSG. Secara teknikal, terjadi pelebaran histogram negatif MACD dan indikator Stochastic RSI mendekati area oversold. 

IHSG sempat melemah hingga level 7.486, mendekati level 7.481 yang pernah disentuh pada Januari 2026 lalu. Jika IHSG mampu bertahan di atas level tersebut berpotensi membentuk pola double bottom. 

Namun, jika IHSG berlanjut melemah, diperkirakan akan menguji level support berikutnya di 7.350 – 7.400.

“Indeks di Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu (4/3/2026). Penguatan indeks dipicu oleh data pasar tenaga kerja dan pertumbuhan sektor jasa yang solid mengangkat sentimen yang sebelumnya terpuruk akibat meningkatnya konflik di Timur Tengah,” papar Phintraco.

Investor melakukan aksi beli secara selektif terhadap saham–saham yang sudah mengalami koreksi dalam akhir–akhir ini, terutama di beberapa saham sektor teknologi. Meredanya kenaikan harga minyak mentah juga mendorong penguatan indeks. 

Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah CLEO, DAAZ, DATA, BFIN, dan ULTJ.

Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, Menguatnya Bursa Wall Street dan naiknya beberapa komoditas seperti minyak mentah, nikel, timah, emas serta tembaga diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk IHSG. 

Sementara itu posisi indeks yang sudah jenuh jual berpeluang dimanfaatkan investor untuk Buy on Weakness.

“ IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan kisaran support 7.400 – 7.225 dan resist 7.755 – 7.930,” terang CGS International Sekuritas.

Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham PGAS, MEDC, ELSA, HRTA, ARCI, dan ADRO.

Panin Sekuritas juga memproyeksikan IHSG berpotensi menguat didorong oleh positifnya indeks di global, serta tren menguatnya komoditas utama seperti metal mining dan batu bara.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan menguat,” mengutip riset harian Panin Sekuritas.

Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah AGII, BSDE, dan BBRI.

(fad)

No more pages