Claude 3 juga memberikan jawaban dan analisis yang lebih mendalam, terutama untuk kebutuhan profesional. Pembaruan di Claude 3 menekankan peningkatan kemampuan bahasa alami (NLP) dan fitur otomatisasi yang membantu pengguna mengelola tugas dengan lebih mudah.
Siapa Anthropic yang menjadi pemilik Claude AI?
Perusahaan teknologi asal AS ini didirikan pada tahun 2021 oleh mantan anggota OpenAI. Perusahaan ini memiliki motto, membangun sistem AI yang andal, mudah dipahami, dan dapat diarahkan.
Anthropic mengeklaim bahwa perusahaan tersebut terdiri dari para peneliti, insinyur, pakar kebijakan, pemimpin bisnis, dan operator, yang membawa pengalaman dari berbagai bidang.
Anthropic menyebut bahwa AI berpotensi menimbulkan risiko yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi umat manusia jika keadaan menjadi buruk. Namun, AI juga berpotensi menciptakan manfaat yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi umat manusia jika keadaan menjadi baik.
Alhasil, manusia membutuhkan naungan untuk memahami dan melindungi diri dari potensi hasil buruk tersebut. Perusahaan teknologi asal AS ini memiliki dewan direksi yang terdiri dari Dario Amodei, Daniela Amodei, Yasmin Razavi, Jay Kreps, Reed Hastings, dan Chris Liddell.
Claude AI lebih canggih dari ChatGPT milik OpenAI)?
Claude melesat menduduki posisi satu dengan aplikasi yang paling banyak diunduh, mengalahkan ChatGPT yang juga menjadi salah satu aplikasi yang banyak diunduh. Sebelumnya, Claude berada di posisi 131 pada Januari 2026 lalu. Apa saja alasan yang membuat Claude dapat mengalahkan ChatGPT?
Anthropic pada 2024 merilis Claude 3.5 Sonnet dengan meningkatkan kecerdasan untuk tujuan menyaingi pesaing dan Claude 3 Opus. Versi ini dibuat dengan tingkat penalaran tingkat pascasarjana (GPQA), pengetahuan tingkat sarjana (MMLU) dan Kemahiran pengkodean (HumanEval). Tujuannya adalah untuk memahami nuansa, humor, dan instruksi yang rumit sehingga dapat menuliskan konten berkualitas tapi tetap terlihat alami.
Dalam pengkodean agen internal, Anthropic menyebut bahwa Claude 3.5 Sonnet memecahkan 64% masalah. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan Claude 3 Opus yang hanya dapat memecahkan 38% masalah.
Berkembangannya waktu, Anthropic kembali menjanjikan data atau keamanan dan privasi pengguna. Disebutkan, bahwa perusahaan teknologi itu memberikan Claude 3.5 Sonnet ke Institut Keselamatan Kecerdasan Buatan Inggris (UK AISI) untuk evaluasi keselamatan pra-penyebaran.
Hasilnya, AISI Inggris menyelesaikan tes 3.5 Sonnet dan membagikan hasilnya dengan US AI Safety Institute (US AISI) sebagai bagian dari Nota Kesepahaman, yang dimungkinkan oleh kemitraan antara AISI AS dan Inggris.
Salah satu prinsip konstitusional inti yang memandu pengembangan model AI Anthropic adalah privasi. Anthropic tidak melatih model generatif pada data yang dikirimkan pengguna kecuali pengguna memberi Anthropic izin eksplisit untuk melakukannya.
(mef/wep)





























