Logo Bloomberg Technoz

Sentimen Asia Positif, Rupiah Menguat Dua Hari Beruntun

Tim Riset Bloomberg Technoz
26 February 2026 16:02

Uang dolar AS dan rupiah ditunjukkan oleh pegawai bank
Uang dolar AS dan rupiah ditunjukkan oleh pegawai bank

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah menutup perdagangan hari ini dengan penguatan bersama dengan mayoritas mata uang Asia lainnya. 

Dalam penutupan hari ini, Kamis (26/2/2026), rupiah menguat 0,18% terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan dibanderol Rp16.755/US$. Ini menjadi penguatan hari kedua beruntun rupiah dalam pekan ini. 

Sore ini, indeks dolar AS masih menyisakan koreksi tipis 0,05% daripada pembukaan tadi pagi yang susut 0,11%. Kini, indeks dolar AS berada di 97,64.


Hal ini membawa euforia bagi mata uang di pasar Asia. Yuan China sore ini memimpin penguatan mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS setelah bank sentral China kembali menetapkan kurs referensi (fixing) yang lebih kuat untuk dua hari berturut-turut.

Penguatan ini terjadi di tengah pelemahan dolar AS secara global, alhasil mendorong yuan ke level terkuat sejak April 2023. Sentimen positif ini yang kemudian ikut merambat ke mata uang Asia lainnya, meski pergerakannya tidak seragam. 

Pergerakan nilai tukar mata uang Asia terhadap dolar AS, yuan China memimpin penguatan sore ini (26/2/2026). (Bloomberg)