Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Hari Ini: Melemah 4 Hari Beruntun, Terlemah di Asia

Tim Riset Bloomberg Technoz
14 April 2026 15:35

Karyawan merapihkan uang dolar AS dan rupiah di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan merapihkan uang dolar AS dan rupiah di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah kembali berada di titik rapuh dan melanjutkan pelemahan selama empat hari beruntun, di tengah pelemahan indeks dolar AS dan menguatnya mayoritas mata uang di kawasan. 

Pada penutupan perdagangan spot sore ini, Selasa (14/4/2026), rupiah diperdagangkan di Rp17.122/US$. Melemah 0,11% dan menjadi mata uang Asia terlemah hari ini.

Sejak pekan lalu, rupiah bertengger di level Rp17.000/US$. 

Pergerakan rupiah tiga hari terakhir, hingga 14 April 2026. (Bloomberg)

Indeks dolar AS melemah 0,16% ke posisi 98,2 dan membawa mayoritas mata uang Asia kembali menguat. Namun, rupiah tertinggal lantaran tekanan domestik lebih dominan daripada tekanan eksternal. 

Mayoritas mata uang Asia menguat dalam perdagangan Selasa, 14 April 2026, rupiah tertinggal (Bloomberg)

Di pasar valas, permintaan dolar AS dari dalam negeri meningkat, terutama seiring periode repatriasi dividen dan kebutuhan pembayaran impor. Hal ini menyebabkan adanya tekanan likuiditas di pasar valas.