Mengacu pada data dari Bimas Islam Kemenag RI, durasi puasa di Indonesia berada pada kisaran 13 hingga 14 jam setiap hari.
Perbedaan Zona Waktu di Indonesia
Secara administratif, Indonesia terbagi menjadi tiga zona waktu, yaitu Waktu Indonesia Barat, Waktu Indonesia Tengah, dan Waktu Indonesia Timur. Meski wilayahnya luas, perbedaan durasi puasa antarwilayah tidak terlalu signifikan.
Letak geografis Indonesia yang berada di sekitar garis khatulistiwa membuat waktu terbit dan terbenamnya matahari relatif konsisten. Namun, waktu imsak dan berbuka tetap berbeda di setiap daerah.
1. Wilayah Waktu Indonesia Barat
Wilayah ini mencakup Aceh, Sumatra, DKI Jakarta, dan Pulau Jawa. Durasi puasa di kawasan ini berkisar antara 13 hingga 14 jam.
Sebagai contoh, di Jakarta pada Kamis, 19 Februari 2026, waktu imsak tercatat pukul 04.31 WIB dan Maghrib pada pukul 18.18 WIB. Artinya, durasi puasa mencapai sekitar 13 jam 47 menit.
Secara umum, waktu imsak di wilayah barat berada pada rentang pukul 04.30 hingga 05.30 WIB. Sementara waktu berbuka puasa berkisar antara pukul 18.00 hingga 19.00 WIB.
2. Wilayah Waktu Indonesia Tengah
Wilayah Indonesia Tengah meliputi Kalimantan, Sulawesi, Bali, serta Kepulauan Nusa Tenggara. Perbedaan zona waktu membuat jadwal imsak dan berbuka sedikit berbeda dibanding wilayah barat.
Di Denpasar, Bali, pada 19 Februari 2026, waktu imsak tercatat pukul 04.55 WITA dan Maghrib pada pukul 18.47 WITA.
Dengan rentang tersebut, waktu berbuka di wilayah Indonesia Tengah cenderung lebih lambat dibandingkan wilayah barat jika dilihat dari posisi matahari setempat.
3. Wilayah Waktu Indonesia Timur
Wilayah Indonesia Timur mencakup Maluku dan Papua. Daerah ini dikenal lebih awal dalam memulai dan mengakhiri waktu puasa dibanding wilayah lain.
Sebagai gambaran, di Jayapura pada Kamis, 19 Februari 2026, waktu imsak jatuh pada pukul 04.20 WIT dan Maghrib pada pukul 18.00 WIT.
Meski waktu imsak dan berbuka berbeda antarwilayah, durasi puasanya tetap berada di kisaran yang hampir sama.
Durasi Relatif Stabil Sepanjang Ramadan
Secara keseluruhan, perbedaan zona waktu dan letak geografis di Indonesia tidak menyebabkan selisih durasi puasa yang signifikan. Rata-rata umat Muslim di Indonesia menjalankan puasa selama 13 hingga 14 jam setiap harinya.
Kondisi ini memberikan kepastian bagi masyarakat bahwa lamanya ibadah puasa di Tanah Air relatif stabil dari tahun ke tahun.
Dengan demikian, Ramadan di Indonesia tetap berlangsung dalam durasi yang seimbang antara siang dan malam, sejalan dengan posisi geografisnya di sekitar garis khatulistiwa.
(seo)






























