Apakah Keputihan Membatalkan Puasa dan Salat? Ini Penjelasannya
Referensi
24 February 2026 13:17

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bulan suci Ramadan kembali hadir dan umat Islam menjalankan ibadah puasa dengan penuh kekhusyukan. Namun, sejumlah perempuan muslim kerap dilanda keraguan saat mengalami keputihan, terutama terkait keabsahan puasa dan salat yang dijalankan.
Keputihan merupakan keluarnya cairan atau lendir dari vagina yang umumnya berwarna bening atau keputih-putihan. Kondisi ini berbeda dengan darah haid yang memiliki karakteristik warna dan siklus tertentu. Lantas, apakah keputihan membatalkan puasa?
Apakah Keputihan Membatalkan Puasa?
Pertanyaan ini sering muncul di kalangan perempuan muslim. Berdasarkan pandangan para ulama, keputihan tidak termasuk hal yang membatalkan puasa.
Keputihan berbeda dengan darah haid maupun nifas. Haid adalah darah yang keluar secara berkala setiap bulan dalam durasi tertentu. Sementara itu, keputihan tergolong dalam istihadhah, yaitu cairan yang keluar di luar masa haid dan nifas.
Istihadhah dapat terjadi karena berbagai faktor seperti perubahan hormon, infeksi bakteri, atau alergi. Karena tidak termasuk haid dan nifas, maka keputihan tidak membatalkan puasa.




























