Logo Bloomberg Technoz

Harga Batu Bara Naik 2 Hari Beruntun, Tapi Tak Banyak

Hidayat Setiaji
24 February 2026 08:17

Coal stockpile./Bloomberg-Kang-Chun Cheng
Coal stockpile./Bloomberg-Kang-Chun Cheng

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga batu bara naik pada perdagangan kemarin. Kini harga si batu hitam sudah naik dua hari beruntun, meski tidak terlalu signifikan.

Pada Senin (23/2/2026), harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan mendatang ditutup di US$ 116,5/ton. Naik 0,26% dibandingkan hari sebelumnya.

Dengan demikian, harga batu bara sudah naik dua hari beruntun. Selama dua hari tersebut, harga menguat terbatas 0,3% secara point-to-point.


Harga batu bara masih dekat dengan level US$ 117/ton, yang merupakan rekor tertinggi dalam lebih dari setahun terakhir. Sentimen positif sedang menaungi bahan bakar fosil ini.

Di China, pemerintahan Presiden XI Jinping menyetujui penambahan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) baru sebanyak 78 gigawatt sepanjang 2025. Ini adalah kenaikan tahunan tertinggi dalam satu dekade terakhir.