Logo Bloomberg Technoz

Pengumuman BI Rate Februari 2026: Tetap Bertahan di 4,75%

Pramesti Regita Cindy
19 February 2026 14:34

Tamu undangan meninggalkan lokasi acara pertemuan tahunan Bank Indonesia 2025 di Jakarta, Jumar (28/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Tamu undangan meninggalkan lokasi acara pertemuan tahunan Bank Indonesia 2025 di Jakarta, Jumar (28/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengumumkan hasil Rapar Dewan Gubernur (RDG) periode Februari. Hasilnya sesuai dengan ekspektasi.

"Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 18-19 Februari 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,5%," ungkap Gubernur Perry Warjiyo dalam jumpa pers usai RDG, Kamis (19/2/2026).

Keputusan tersebut sejalan dengan perkiraan pasar. Sebelumnya, konsensus yang dihimpun Bloomberg menghasilkan median proyeksi BI Rate bertahan di 4,75% untuk bulan ini.

Tamara Mast Henderson, Ekonom Bloomberg Economics, menyebut BI sepertinya akan mempertahankan suku bunga acuan karena kinerja rupiah yang masih tertinggal dibandingkan mayoritas mata uang Asia dan emerging markets, di tengah ancaman penurunan peringkat dari MSCI dan Moody's Ratings. Selain itu, kekhawatiran atas potensi dihapusnya batas defisit anggaran 3% juga membebani sentimen pasar. 

“Selama risiko-risiko tersebut belum mereda, BI kemungkinan akan tetap berhati-hati sebelum kembali melonggarkan kebijakan untuk mendukung pertumbuhan. Kami tidak memperkirakan adanya pemangkasan suku bunga lagi sebelum keputusan MSCI pada Mei,” tulis Henderson dalam catatannya.