Logo Bloomberg Technoz

Hasil Stress Test BI: Perbankan RI Kuat Serap Risiko

Pramesti Regita Cindy
19 February 2026 14:55

RDG Bank Indonesia Februari 2026. (dok: BI)
RDG Bank Indonesia Februari 2026. (dok: BI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Hasil stress test Bank Indonesia (BI) menunjukkan perbankan Indonesia masih cukup kuat dalam menghadapi berbagai risiko ditopang oleh kemampuan bayar dan profitabilitas korporasi yang terjaga.

Hal Ini diungkapkan oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam konferensi pers Pengumuman BI Rate di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Menurut BI, faktor lain yang mendukung kuatnya sistem perbankan adalah likuiditas perbankan yang memadai dan kapasitas permodalan yang terjaga tinggi dan risiko kredit yang rendah.


Rasio kecukupan modal (CAR) mencapai 25,89% pada Desember 2025 tergolong kuat dalam menyerap risiko dan mendukung pertumbuhan kredit. Adapun rasio kredit bermasalah (NPL) untuk bruto 2,05% dan 0,75% secara netto pada Desember 2025.

“BI akan terus memperkuat sinergi kebijakan bersama KSSK dalam memitigasi berbagai risiko yang berpotensi menganggu stabilitas sistem keuangan,” terang Perry Warjiyo.