Ia mengingatkan kembali bahwa Israel tidak memiliki kedaulatan atas wilayah Palestina. Status hukum dan sejarah wilayah tersebut tidak dapat diubah melalui tindakan sepihak.
Di tengah rapuhnya gencatan senjata di Gaza yang telah menelan lebih dari 570 korban jiwa baru, Sugiono menegaskan bahwa Indonesia tetap pada pendiriannya. Solusi Dua Negara adalah satu-satunya jalan keluar yang kredibel.
Menutup pernyataannya menjelang bulan suci Ramadan, Menlu Sugiono mendesak Dewan Keamanan untuk bertindak dengan persatuan dan ketegasan. Menurutnya, rakyat Palestina berhak mendapatkan perlindungan dan kepastian hukum atas tanah mereka, bukan sekadar jeda kekerasan sementara.
"Jangan hanya mengelola krisis, tetapi amankan hak dan keadilan bagi rakyat Palestina," pungkasnya.
(del)






























