Israel Daftarkan Pemilikan Tanah Tepi Barat, Palestina Terisolasi
News
17 February 2026 08:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Israel sedang mengejar langkah-langkah administratif di Tepi Barat untuk menegaskan kepemilikan atas tanah dan semakin meminggirkan otoritas Palestina, saat Gaza terjebak dalam ketidakpastian pasca-perang.
Ketetapan Israel ini dipandang oleh para pendukung sayap kanan di pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagai yang paling luas sejak Tepi Barat direbut dalam Perang Enam Hari tahun 1967.
Untuk saat ini, Israel belum melakukan aneksasi formal yang akan menjauhkan mitra Arab dan mengacaukan rencana regional Presiden AS Donald Trump. Namun, Palestina melihat sedikit perbedaan.
Di wilayah, di mana mereka menginginkan kedaulatan, permukiman Israel terus berkembang, kala dunia fokus pada krisis Gaza dan konfrontasi Trump dengan Iran. Langkah-langkah yang diumumkan bulan ini menciptakan, bagi banyak warga Palestina, tembok birokrasi yang mungkin mustahil dinegosiasikan atau ditentang.
Kabinet Netanyahu pada Minggu menyetujui pembentukan pendaftaran tanah Tepi Barat, dengan alasan bahwa hal itu akan mencegah siapa pun membangun di atas lahan yang bukan milik mereka. Palestina mencurigai adanya upaya untuk menetapkan tanah tak bertuan sebagai milik Israel dan kemudian mendudukinya.






























