Logo Bloomberg Technoz

Ukraina Pamer Kendaraan Militer Rusia yang Hancur di Jalanan Kiev

News
24 August 2023 16:28

Pameran tank dan kendaraan militer Rusia yang hancur dipamerkan di Kyiv, Ukraina, Senin (21/8/2023). (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Pameran tank dan kendaraan militer Rusia yang hancur dipamerkan di Kyiv, Ukraina, Senin (21/8/2023). (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Ukraina memajang tank dan kendaraan tempur Rusia yang hancur di jalanan Kiev. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Ukraina memajang tank dan kendaraan tempur Rusia yang hancur di jalanan Kiev. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Ini merupakan tank dan kendaraan militer Rusia yang berhasil dihancurkan oleh tentara Ukraina. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Ini merupakan tank dan kendaraan militer Rusia yang berhasil dihancurkan oleh tentara Ukraina. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Parade ini merupakan bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan Ukraina yang kedua selama masa perang. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Parade ini merupakan bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan Ukraina yang kedua selama masa perang. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Warga Ukraina berjalan di sepanjang Jalan Kreshchatyk, sambil mengamati puing-puing kendaraan tempur berlapis baja Rusia (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Warga Ukraina berjalan di sepanjang Jalan Kreshchatyk, sambil mengamati puing-puing kendaraan tempur berlapis baja Rusia (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Puing-puing ini disusun rapi seperti dalam parade militer untuk menghormati yang telah gugur. dalam perang tersebut. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Puing-puing ini disusun rapi seperti dalam parade militer untuk menghormati yang telah gugur. dalam perang tersebut. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Pameran kendaraan tempur Rusia ini ramai dikunjungi oleh warga Ibu kota Ukraina. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Pameran kendaraan tempur Rusia ini ramai dikunjungi oleh warga Ibu kota Ukraina. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Momen ini dimanfaatkan warga untuk berfoto. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Momen ini dimanfaatkan warga untuk berfoto. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Pameran ini diharapkan dapat meningkatkan semangat perjuangan rakyat Ukraina. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Pameran ini diharapkan dapat meningkatkan semangat perjuangan rakyat Ukraina. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Pameran tank dan kendaraan militer Rusia yang hancur dipamerkan di Kyiv, Ukraina, Senin (21/8/2023). (Andrew Kravchenko/Bloomberg)
Ukraina memajang tank dan kendaraan tempur Rusia yang hancur di jalanan Kiev. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)
Ini merupakan tank dan kendaraan militer Rusia yang berhasil dihancurkan oleh tentara Ukraina. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)
Parade ini merupakan bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan Ukraina yang kedua selama masa perang. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)
Warga Ukraina berjalan di sepanjang Jalan Kreshchatyk, sambil mengamati puing-puing kendaraan tempur berlapis baja Rusia (Andrew Kravchenko/Bloomberg)
Puing-puing ini disusun rapi seperti dalam parade militer untuk menghormati yang telah gugur. dalam perang tersebut. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)
Pameran kendaraan tempur Rusia ini ramai dikunjungi oleh warga Ibu kota Ukraina. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)
Momen ini dimanfaatkan warga untuk berfoto. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)
Pameran ini diharapkan dapat meningkatkan semangat perjuangan rakyat Ukraina. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Ukraina menggelar parade yang tak lazim dengan memajang tank dan kendaraan tempur Rusia yang hancur di jalanan Kiev. Parade ini merupakan bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan Ukraina yang kedua selama masa perang.

Warga Ukraina berjalan di sepanjang Jalan Kreshchatyk, pusat ibu kota, sambil mengamati puing-puing kendaraan tempur berlapis baja Rusia dan perangkat keras lainnya yang hancur. Puing-puing ini disusun rapi seperti dalam parade militer untuk menghormati yang telah gugur.

Warga di pusat Kiev mengungkapkan kegembiraan mereka atas pameran peralatan militer Rusia yang hancur ini dan berharap ini akan meningkatkan semangat perjuangan rakyat Ukraina.

Hari Kemerdekaan Ukraina, yang memperingati 32 tahun kemerdekaan pasca-Soviet dari Moskow, jatuh pada hari Kamis, 24 Agustus, tepat 18 bulan setelah Rusia meluncurkan invasi penuh terhadap tetangga selatan mereka.

Pejabat Ukraina mengatakan kemajuan militer mereka terhambat oleh ranjau Rusia dan garis pertahanan yang telah dipersiapkan dengan baik, serta kurangnya dukungan udara yang memadai bagi Ukraina.

Mereka menyatakan bahwa jumlah korban jiwa Ukraina adalah rahasia negara, tetapi pejabat AS yang dikutip oleh New York Times pekan lalu memperkirakan bahwa hampir 70.000 tentara tewas selama perang ini, dengan 100.000 hingga 120.000 lainnya terluka.

 

(bbn)