Logo Bloomberg Technoz

Netanyahu Ikut Ajukan Syarat untuk Kesepakatan Nuklir AS-Iran

News
16 February 2026 08:20

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Dok: Bloomberg)
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Dok: Bloomberg)

Dan Williams dan Sherif Tarek - Bloomberg News

Bloomberg, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan bahwa dirinya telah mengajukan sejumlah syarat terkait kesepakatan deeskalasi dengan Iran dalam pertemuannya dengan Presiden AS Donald Trump pekan lalu.

Dalam pertemuan Konferensi Presiden Organisasi Yahudi Amerika di Yerusalem, Netanyahu menegaskan bahwa berdasarkan syarat tersebut, Iran tidak boleh memiliki material yang diperkaya atau kemampuan pengayaan nuklir sama sekali. Selain itu, ia mengusulkan pembatasan jangkauan rudal balistik Iran, yang selama ini menjadi poin utama pertentangan.


"Ada batasan MTCR (Missile Technology Control Regime) sejauh 300 kilometer yang seharusnya ditaati oleh Iran," ujar Netanyahu. "Namun faktanya, tentu saja mereka tidak mematuhinya."

Jenewa dijadwalkan menjadi tuan rumah putaran kedua pembicaraan antara AS dan Iran pekan ini, menyusul negosiasi tidak langsung yang berlangsung di Oman pada awal Februari. Trump tengah mengupayakan sebuah kesepakatan untuk membendung ambisi nuklir Teheran.