Logo Bloomberg Technoz

Trader Minyak Sebut Sanksi Barat ke Rusia & Iran Bikin Harga Naik

News
13 February 2026 13:20

Anggota kru berjalan di dek kapal tanker minyak yang berlabuh di Samudra Pasifik./Bloomberg-Patrick T. Fallon
Anggota kru berjalan di dek kapal tanker minyak yang berlabuh di Samudra Pasifik./Bloomberg-Patrick T. Fallon

Alex Longley, Yongchang Chin, Archie Hunter, dan Mia Gindis - Bloomberg News

Bloomberg, Sejumlah besar minyak yang dikenai sanksi dan terdampar di laut mendorong kenaikan harga global karena pembeli bersaing untuk mendapatkan barel minyak lainnya, kata beberapa pedagang atau trader terkemuka dunia.

Kilang-kilang yang biasanya membeli minyak mentah Rusia dan Iran makin beralih ke tempat lain, kata Russell Hardy, CEO Vitol Group, trader minyak independen terbesar di dunia, dalam sebuah acara di London pada Kamis (12/2/2026).


Pandangannya banyak digaungkan oleh para pedagang dari seluruh dunia, termasuk di Gunvor Group dan Pacific Investment Management Co.

Peningkatan tekanan sanksi terhadap Rusia dan Iran telah memperketat aliran minyak dari kedua negara tersebut selama beberapa bulan terakhir, memaksa pembeli di negara-negara seperti India untuk mencari alternatif.

Volume minyak Rusia dan Iran yang terkatung-katung di perairan./dok. Bloomberg