Logo Bloomberg Technoz

BI Rate & Penekenan Tarif AS-RI, Warnai Pekan Pendek yang Sibuk

Redaksi
16 February 2026 08:41

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Pertahankan BI Rate 4,75% (Foto Diolah Berbagai Sumber)
Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Pertahankan BI Rate 4,75% (Foto Diolah Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pekan yang meski pendek tetapi tetap sibuk kembali menyapa para pelaku pasar dengan kalender ekonomi yang dipadati oleh rilis data dan keputusan penting, serta adanya kegiatan yang berdampak besar pada arah harga aset keuangan. 

Pekan ini, perhatian pelaku pasar global akan tertuju pada penetapan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI), setelah tekanan yang terjadi pada pasar keuangan Indonesia, meski pekan ini hanya dibuka tiga hari karena cuti bersama perayaan Imlek. 

Sebagai bank sentral, BI mendapat tekanan dua arah sekaligus. Di satu sisi tuntutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi domestik bersama dengan otoritas moneter dengan burden sharing. Di sisi lain tetap berpegang pada mandat utamanya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. 


Penetapan suku bunga oleh BI akan mempengaruhi persepsi pasar terkait independensi bank sentral Indonesia yang sempat mencuat beberapa waktu lalu. Sementara data-data ekonomi, meski terlihat cukup baik dan pertumbuhan tercatat positif secara agregat, tetapi dalam beberapa komponen dan sektor tetap mengalami kontraksi. 

Konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg sejauh ini memperkirakan BI akan menahan tingkat suku bunga di 4,75%, lantaran nilai tukar rupiah yang belum kunjung stabil.