Logo Bloomberg Technoz

PLTN Ukraina di Ambang Bahaya Akibat Serangan Rudal Rusia

News
12 February 2026 13:10

Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia di Ukraina selatan. (Sumber: Bloomberg)
Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia di Ukraina selatan. (Sumber: Bloomberg)

Jonathan Tirone - Bloomberg News

Bloomberg, Ukraina memberikan peringatan serius bahwa tiga Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang masih berada di bawah kendali operasionalnya kini berada di titik pertahanan keselamatan terakhir. Hal ini terjadi setelah rentetan serangan Rusia merusak pasokan listrik utama yang sangat krusial bagi keamanan reaktor.

Duta Besar Kyiv untuk Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyampaikan kepada para diplomat pekan ini bahwa serangan lanjutan Rusia terhadap gardu-gardu induk listrik akan memutus hubungan reaktor nuklir yang tersisa dari jaringan listrik nasional.


“Setiap degradasi lebih lanjut pada infrastruktur transmisi akan secara signifikan meningkatkan kemungkinan PLTN harus bergantung pada generator diesel darurat untuk menjaga fungsi keselamatan esensial. Hal ini otomatis meningkatkan profil risiko nuklir secara keseluruhan,” tulis Kedutaan Besar Ukraina dalam catatan diplomatik yang diedarkan di Wina, Rabu (11/2).

Serangan Kremlin selama berbulan-bulan tidak hanya memaksa jutaan warga Ukraina melewati musim dingin tanpa cahaya dan pemanas yang stabil, tetapi juga meningkatkan potensi kecelakaan nuklir.