Logo Bloomberg Technoz

Menakar Akurasi Pandangan Danantara Soal Fundamental Bank BUMN

Artha Adventy
11 February 2026 13:10

Warga melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Danantara meyakini fundamental sektor perbankan nasional masih tetap kuat, meski harga saham masih belum sepenuhnya bangkit.

Pergerakan saham bank BUMN, yakni PT Bank Mandiri Tbk (BBRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), masih cenderung berariasi, ketika IHSG kembali naik beberapa hari terakhir.

Hingga penutupan siang hari ini, Rabu (11/2/2025), saham BMRI turun 1,96% ke level Rp5.000/saham, BBNI turun 0,89% ke Rp4.470/saham dan hanya BBRI yang naik 0,26% ke Rp3.790/saham. Penurunan itu terjadi saat IHSG melesat 1,71% ke level 8.2668,61.


Dengan penurunan tersebut, saham ketiganya cenderung mengakumulasi penurunan selama sepekan perdagangan terakhir dengan rincian sebagai berikut.

  • BMRI stagnan
  • BBRI turun 2,33%
  • BBNI naik 3,24%

Pandangan Danantara

Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Dony Oskaria menegaskan bahwa pergerakan saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk perbankan, akan mengikuti kondisi fundamental masing-masing perusahaan.