Logo Bloomberg Technoz

Dalam kaitan itu, BYD Motor Indonesia berencana melakukan ekspansi jaringan dealer di Indonesia menjadi 160 dealer baru pada 2025. Angka ini ditargetkan naik dua kali lipat dari 80 dealer yang ada saat ini sebanyak 47 kabupaten/kota di Tanah Air. 

“Kita rencanakan double dari yang sudah kita dapatkan [jadi 160] outlet,” ucap Luther.

“Jadi tier 2 [luar Pulau Jawa] kita makanya kalau lihat tadi jumlah jaringan kita bangun, itu sekarang fokus kita bahkan sudah di luar daerah dan kota-kota tier 2,” tambahnya. 

Seiring pertumbuhan pesat pasar kendaraan listrik nasional, Luther menyebut BYD mencatatkan penjualan 54.000 unit di Indonesia sepanjang 2025 dan menguasai sekitar 52% pangsa pasar EV nasional. Capaian ini menjadikan BYD sebagai raja mobil listrik Indonesia.

Hingga 2025, BYD telah membukukan produksi lebih dari 15 juta unit New Energy Vehicle (NEV) secara global. Di tahun lalu, BYD memproduksi 15 juta NEV di seluruh dunia. Pada tahun yang sama, BYD juga mencatatkan penjualan global mencapai 4,6 juta unit NEV.

Di pasar Indonesia, BYD langsung tancap gas di awal 2026 dengan menghadirkan varian terbaru SUV listrik Atto 3, yakni Atto 3 Advanced Plus, yang resmi diluncurkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Varian ini dibanderol seharga Rp415 juta on the road (OTR) Jakarta.

(ain)

No more pages