Moody's Pangkas Outlook, BI Klaim Stabilitas Keuangan Masih Kokoh
Redaksi
06 February 2026 14:17

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia memastikan penurunan prospek atau outlook pasar surat utang Indonesia oleh Moody's Ratings tidak mencerminkan kondisi stabilitas sistem keuangan nasional yang mumpuni saat ini.
Hal ini disampaikan Alexander Lubis, Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, menanggapi laporan lembaga pemeringkat (rating agency) Moody’s Investors Service yang menurunkan outlook terhadap pasar surat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif.
"Dari sisi stabilitas sistem keuangan, tentu kita melihat bahwa ini belum mencerminkan stabilitas sistem keuangan. Kalau memang harus dijaga adalah risiko kredit, tapi itu juga masih jauh dari indikator (melemah)," ujar Alexander dalam acara Editor's Briefing Bank Indonesia di Pontianak, Jumat (6/2/2026).
Dia menjelaskan hal ini tercermin dari rasio kecukupan modal (CAR) yang masih berada di level 26%, juga alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL/DPK) yang masih tetap terjaga di level 28%.
"Kami melakukan stress test. Intinya permodalan masih sangat tinggi. Melihat indikator ini, dibanding peer di ASEAN kita masih aman," tutur Alexander.




























