Logo Bloomberg Technoz

Intip Harga EV CBU Usai Insentif Dicabut:  Chery Naik, BYD Tetap

Lisa Listiani
06 February 2026 14:30

Pengunjung melihat pameran otomotif saat gelaran IIMS 2026 di JIExpo, Jakarta, Kamis (5/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung melihat pameran otomotif saat gelaran IIMS 2026 di JIExpo, Jakarta, Kamis (5/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sejumlah EV mencatatkan kenaikan harga usai dicabutnya insentif mobil listrik khusus CBU [Completely Built Up] alias mobil impor di awal tahun ini.

Harga Chery misalnya, mulai memperlihatkan kenaikan harga yang cukup signifikan apabila dibandingkan dengan harga tahun lalu.  Sebagai contoh Chery E5 pure yang dibanderol seharga Rp369.900.000 pada tahun 2025, pada pameran Indonesia International Motor Show 2026 lalu naik  menjadi Rp 379.900.000. 

Sementara itu untuk varian E5 yang sebelumnya dibanderol sebesar Rp399.900.000 di tahun lalu naik menjadi 419.900.000 per unitnya. 


“Kita sudah melakukan penyesuaian harga di awal bulan Februari. Untuk mengantisipasi. Jadi harga ini sudah disesuaikan? Sudah disesuaikan.” kata Budi Darmawan, Sales Director PT Chery Sales Indonesia, Kamis (5/2/2026).

Pengunjung melihat Chery C5 CSH saat gelaran IIMS 2026 di JIExpo, Jakarta, Kamis (5/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Budi bilang kenaikan yang dikenakan kepada masing-masing produk Chery berbeda-beda sesuai dengan variannya. Ia juga tidak menyebutkan secara pasti prosentase kenaikan masing-masing produk, namun ia memastikan semua lini mobil listrik Chery akan mengalami kenaikan di bulan Februari.